by

AKHIRNYA CORONA MENYAPA SAYA (6-TAMAT)

Setelah Dirawat 11 Hari, Hasil Swab Negatif, Saya Kembali ke Rumah!

Puji Tuhan, akhirnya cerita ini ada akhirnya. Setelah dirawat selama 11 hari di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet, sejak 1 September 2020, akhirnya hari ini, Jumat (11/9/2020) saya lulus dengan hasil baik. Hasil PCR/Swab test saya NEGATIF. Negatif yg biasanya identik dengan hal tidak baik, hal jelek, di era Covid-19, justru sangat dinantikan oleh setiap Pasien Covid-19. Sebaliknya: POSITIF menjadi momok yang menakutkan. Memang Pandemi Covid-19 memutar-balikkan banyak hal.

Saya menulis laporan ini dari rumah saya di Petojo Sabangan, Jakarta Pusat. Saya bertemu kembali Istri

Yacinta Domingga

dan anak Cello Ferdinand dan adik-adik saya. Tadi sore pukul 17.30, dijemput driver Aris, saya meninggalkan ruangan isolasi saya di Kamar 73027 Wisma Atlet Kemayoran, setelah berpamitan dengan 3 Perawat yang bertugas. Sejumlah vitamin, snack, susu, buah, dll yg tidak sempat saya konsumsi, saya tinggalkan untuk petugas.

Saya melaporkan diri di 2 (dua) pos penjagaan keluar yg dijaga ketat oleh Anggota TNI. Di Pos pertama, saya menulis: Nama Lengkap, Tanggal Masuk, Tanggal Keluar, Alamat Rumah. Di Pos kedua, saya difoto bersamaan dengan dokumen Surat Keterangan Selesai Rawat yang ditandatangani Koordinator RS Darurat Penanganan Covid-19, Dokter Suswardana sebagai Kepala Sekretariat.

Secara ringkas, dapat saya sampaikan bahwa saya mengalami gejala Covid-19 pada Jumat (28/8/2020), setelah sehari sebelumnya diduga melalukan kontak erat dengan Pasien Covid-19 di kantor Pusat Kemkominfo di Jl Merdeka Barat No 9 Jakarta Pusat. Setelah diterjang rasa sakit yg luar biasa pada sepanjang Jumat malam hingga Sabtu (29/8/2020), saya akhirnya lakukan PCR/swab test di RS Abdi Waluyo pada Senin (31/8/2020). Hasil swab POSITIF keluar pada Selasa (1/9/2020) pagi. Saya masuk ke Wisma Atlet pada Selasa (1/9/2020) sore pukul 18.00 dan mulai menempati Kamar 73027 pada jam 23.00 WIB.

Setelah menjalani terapi obat dan isolasi selama kurang lebih 8 hari, saya lakukan re-swab pada Rabu (9/9/2020). Puji Tuhan, hasil swab keluar pada pukul 10.30 pagi tadi: NEGATIF.

Hari ini ada 2 pasien Lantai 30 Tower 7 yang diperbolehkan pulang: saya dan seorang teman dari Puskemas di Jakarta Barat. Kami berdua sama-sama masuk Wisma Atlet di hari yang sama. Di Lantai 30 Tower, masih ada sekitar 58 Pasien yg dirawat. Setiap lantai di Tower 7, ada 30 kamar yang diperuntukkan untuk perawatan Pasien Covid-19 kategori ringan dan sedang.

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta merawat 1.637 pasien yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) per 10 September 2020.

Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian menyebutkan bahwa dari total pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet, perinciannya 857 orang pria dan 780 orang wanita.

Secara keseluruhan, pasien yang sudah terdaftar di RSD Wisma Atlet sudah mencapai 14.265 orang dan 12.128 orang sudah keluar, ada yang sembuh, dirujuk ke rumah sakit lain, atau meninggal dunia.

“Perinciannya 270 orang dirujuk ke RS lain, yang sembuh 12.128 orang, meninggal 5 orang, dan tanpa izin 1 orang,” terangnya.

Terkait info yg beredar bahwa Wisma Atlet sudah penuh dengan Pasien Covid-19, Kepala Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian yang menjadi penanggung jawab Wisma Atlet Kemayoran membantah hal tersebut. Seperti dikutip Antara, Jumat (11/9/2020) ia menyampaikan lampu-lampu yang menyala di hampir semua ruangan itu merupakan bentuk kesiapan rumah sakit darurat tersebut. Ia menampik kabar yang menyatakan kompleks gedung dengan tujuh tower itu telah penuh terisi oleh pasien COVID-19

Hanya dua dari total tujuh gedung di kompleks Wisma Atlet, menurut Aris, yang digunakan untuk menangani penderita virus corona jenis baru tersebut, yakni Tower 6 dan Tower 7.

Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adi Sasmito menyampaikan masih ada 1.100 tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran.

Terima kasih

Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh petugas medis di RSD Wisma Atlet yang sangat telaten dan tertib menjalankan tugasnya, terutama tim medis yang bekerja merawat kami di Lantai 30:

Desti Anna

Danna Maria

Gede Wiga

Baiturrahman

Efraim Siburian

Jani Suatu Ramadhan

Hurriyah Bin Syahab

Ratu Shella Effendy

Rimadhani

Lenni

Hanifah

Fahmi

Apriyandi

Ayu Yukiko

Ai Kusmawati

Ikhwan

Sebanyak 16 perawat ini bekerja secara bergantian melayani Pasien di lantai 30 Tower 7.

Terima kasih banyak untuk seluruh sahabat, kerabat, anggota keluarga, kolega, teman semua yg telah memberikan dukungan doa dan perhatian sehingga mempercepat proses penyembuhan saya.

Semoga Tuhan membalas semua kebaikan Bapak/Ibu, teman-teman semua.

Saya berjanji akan semakin patuh menjalankan protokol kesehatan: selalu memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, minum vitamin dan berolahraga teratur agar terhindar dari paparan Covid-19 (lagi).

TAMAT.

Salam,

Ferdinandus Setu Eks Penghuni 73027

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *