by

AKHIRNYA CORONA MENYAPA SAYA (2)

~ KAMAR 73027~ Dingin dan lapar. Pagi pertama di Wisma Atlet. Saya bangun di jam 04.00. Ini terhitung kecepatan untuk waktu tidur normal saya yg biasa bangun jam 05.00 pagi. Iya, ternyata saya lapar. Saya mencoba merunut, wah ternyata makan terakhir saya kemarin siang sekitar jam 12.00. Tadi malam tidak sempat makan malam di Wisma Atlet karena proses registrasi, pemeriksaan lengkap kesehatan dan menunggu kamar membutuhkan waktu yg cukup panjang. Lebih dari 4 jam. Saya tiba di Wisma Atlet Kemayoran sekitar pukul 18.00. Proses registrasi dilakukan di bagian IGD. Memastikan data sudah benar: Nama, tempat tanggal lahir, alamat rumah, rujukan dari rumah sakit mana, berat badan dan tinggi badan. Tensi pun diukur. Puji Tuhan, tensi saya cukup normal: 120/80. Naik apa saya ke Wisma Atlet? Saya naik Ambullance milik Puskesmas Gambir. Supaya tidak menimbulkan kehebohan di sekitar rumah kediaman, saya minta driver Yanuaris mengantarkan saya ke pintu gerbang Wali Kota Jakarta Pusat di Jl Tanah Abang 1. Ambullance Gambir sdh menunggu saya. Sekitar 20 menit perjalanan menuju Wisma Atlet. “Kakak dari Flores kah?”, tiba-tiba driver Ambullance bertanya ke saya. Saya bilang: iya, saya dari Ende.

Terjadilah percakapan selama perjalanan 20 menit. Ternyata Driver ambullance adalah anak muda dari Labuan Bajo Manggarai. Kemarin dia perkenalkan namanya, tapi saya lupa. Sdh 5 tahun jadi driver di Puskemas Gambir. Menurut dia, sepanjang Selasa (1/9) dia sdh mengirimkan sekitar 5 pasien dari wilayah Gambir ke Wisma Atlet. Usai registrasi dan pengukuran tensi, saya dan beberapa pasien masuk ke bagian dalam IGD. Saya dapat di Bed No 5. Di sebelah saya, Bed No 6 ada seorang gadis berjilbab mengenakan baju KKN UGM. Saya mecoba membuka percakapan. “Alumni UGM ya mbak?” Saya pekenalkan diri sebagai Alumni FH UGM 2000. Mbak Feby Aulia adalah Alumni UGM 2012. Tak lama kemudian, petugas medis datang untuk mengambil darah saya. Kata petugas, akan dilakukan pengecekan darah lengkap. Pemeriksaan darah lengkap adalah tes darah yang dilakukan untuk mengetahui jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dalam tubuh Anda. Jumlah sel darah dapat menggambarkan kondisi kesehatan Anda sehingga bisa membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan pengobatan.

Selanjutnya, petugas meminta saya ke ruang EKG. Pemeriksaan Jantung EKG (Pemeriksaan Elektrokardiogram adalah pemeriksaan jantung untuk mendeteksi kelainan dengan mengukur aktivitas listrik yang dihasilkan oleh jantung, sebagaimana jantung berkontraksi. Terhadap seluruh pasien di Wisma Atlet, untuk semua jenis gejala Covid-19) wajib dilakukan pemeriksaan EKG. Hanya butuh waktu sekitar 5 menit, pemeriksaan EKG selesai. Saya kembali ke Bed No 5. Agak lama menunggu, baru sekitar pukul 21.30, saya dipanggil untuk dilakukan rontgen. Cukup banyak yang antri untuk rontgen. Ada sekitar 10 orang. Sekitar 22.30 rontgen selesai, kembali ke Bed No 5. Merasa lapar, saya memberanikan diri meminta kepada petugas. “Maaf Pak, di sini jam makannya 19.00 sd 20.00, sekarang sdh lebih dari jam 22.00”. Oh baiklah.

Akhirnya sekitar Pukul 23.00 saya diantar ke ruangan saya. Kamar 73027. Itu artinya kamar saya berada di Tower 7, Lantai 30, Nomor kamar 27. Kamar 27 terdiri atas 2 kamar terpisah. Satu kamar sdh terisi: adik Aziz yg sdh 5 hari di sini. Saya dapat kamar sebelahnya. Ada tempat tidur cukup bersih, nakas, lemari baju, AC di dalam. Bantal dan selimut juga tersedia. Demikian juga handuk mandi. Sikat gigi, cuci muka lalu naik tidur di jam 23.30. Lumayan tidur 4,5 jam. Bangun jam 04.00. Berdoa sejenak. Cek HP, menemukan banyak cinta di sana. Ratusan doa dan dukungan mengalir untuk saya dari mana-mana. Dari tempat kerja, dari teman2 UGM, dari keluarga besar Flores, dari teman Facebook. Semua mendoakan kesembuhan saya. Hati yang gembira adalah doa. Banyak yg menguatkan saya dengan ungkapan ini. Terima kasih banyak untuk doa dan dukungan Ibu, Bapak, saudara-saudari semua. Semoga kita semua segera bisa melewati pandemi ini.

Agenda saat ini adalah berjemur dan nanti jam 06.30, sarapan pagi. Pagi ini jam 09.00, di tempat terpisah, istri saya Yacinta Domingga dan anak saya Cello serta adik-adik yg tinggal bersama kami akan dilakukan swab test. Semoga hasil test mereka semua negatif. Kondisi terkini fisik saya: batuk-batuk kecil, berdahak, sedikit flu, mulut sariawan.

Gerakkan mouse Anda untuk melihat foto dalam 3D

Salam,

Ferdinandus Setu Pasien Covid-19 Wisma Atlet 73027

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *